PASAR WADAI RAMADHAN BANJARMASIN Kalimantan Selatan

 Indoborneonatural-blog---Salah satu event wisata tahunan yang selalu  dilaksanak pemerintah kota Banjarmasin ketika memasuki bulan suci Ramadhan adalah Pasar Wadai Ramadhan. digelar Kawasan 0 Kilometer Banjarmasin selalu ramai dikunjungi terutama saat bulan Ramadan. Hal itu karena di kawasan tersebut terdapat pusat kuliner yang dikenal dengan nama Pasar Wadai Banjarmasin.





INILAH 13 OBJEK WISATA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

Indoborneonatural---Siapa sich yang tidak kenal dengan salah satu kota di Indonesia yang terenal sejuk ini, Kota Bandung merupakan ibu kota Provinsi Jawa Barat. Kota ini adalah kota terbesar keempat yang ada di Indonesia. Bandung pada zaman penjajahan Belanda dijuluki dengan naman Parijs van Jawa atau disebut Parisnya Jawa. Kota Bandung yang terletak pada ketinggian sekitar 750 meter di atas permukaan air laut merupakan kota yang sangat sejuk dan indah. Namun, ketinggian tersebut tidak dapat bertahan lama karena Belanda menghancurkan hampir sebagian besar keindahan Kota Bandung. Sampai saat ini kota Bandung masih terkenal sebagai salah satu kota bersejarah, terkenal bersejarah karena kota kembang Bandung ini pernah diadakan pertemuan internasional Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955.

Kota Bandung yang juga terkenal dengan sebutan kota Kembang Bandung ini memiliki banyak objek wisata, terutama objek wisata bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang sering dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara dan objek wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Objek wisata tersebut, diataranya sebagai berikut :


1. Museum Sri Baduga

Objek Wisata Bandung Museum Sri Baduga

Salah satu objek wisata yang populer di Kota Bandung adalah Museum Sri Baduga. Pada tahun 1974, Menteri P dan K waktu itu, Daoed Yoesoef meresmikan Museum Negeri Jawa Barat. Akan tetapi, pada tahun 1990 Museum Negeri Jawa Barat berganti nama menjadi Museum Negeri Sri Baduga. Nama ini diambil dari nama salah seorang Raja Pajajaran yang pernah memerintah Pajajaran sekitar tahun 1482 - 1521 Masehi.

Museum Sri Baduga merupakam museum tempat penyimpanan barang-barang peninggalan masyarakat Sunda. Museum Sri Baduga ini terdiri atas tiga lantai. Pada lantai satu, pengunjung dapat melihat berbagai flora dan fauna yang ada di Jawa Barat, ada juga fosil binatang purba. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat perkembangan manusia Zaman prasejarah dan patung-patung kebudayaan Hindu dan Buddha.

Memasuki lantai dua, pengunjung akan melihat sejumlah arsitektur atap rumah tradisional dan berbagai di Jawa Barat. Selain itu, pengunjung juga akan melihat benda-benda yang telah dipengaruhi oleh budaya luar, seperti Cina, Belanda, dan Arab dalam bentuk mata uang. Di sana juga terdapat Al-Qur'an yang ditulis dalam daun lontar. Pada lantai tiga, pengunjung akan melihat kebudayaan dan kesenian Jawa Barat, seperti gamelan Sunda, wayang golek, dan tata ruang rumah, mulai dari ruang tamu, kama tidur hingga dapur.

Objek Wisata Bandung Museum Sri Baduga

Untum masuk museum ini, para pengunjung harus membeli tiket terlebih dahulu. Tiket untuk anak-anak di patok Seribu rupiah sedangkan untuk dewasa dua ribu rupiah. Apabila pengunjung ingin mengabadikan koleksi yang ada di Museum Sri Baduga akan ada biaya tambahan untuk kamera sebesar lima ribu rupiah, sedangkan untuk hadycam 15 ribu rupiah. Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00 - 15.30 WIB, kecuali hari Sabtu dan Minggu hanya sampai pukul 14.00 WIB.


2. Museum Geologi

Museum Geologi yang berada dijalan Diponegoro Nomor 57 Bandung

objek wisata yang tidak kalah bersejarahnya adalah Museum Geologi yang berada dijalan Diponegoro Nomor 57 Bandung. Jalan ini biasanya merupakan lintasan kereta api yang dilewati oleh kereta api yang akan menuju ke arah utara. Museum ini adalah tempat penyimpanan koleksi barang-barang yang berhubungan dengan sejumlah fosil dan tengkorak-tengkorak manusia pada zaman Jawa kuno. Pada zaman dulu, gedung ini merupakan bangunan tua yang dipakai sebagai jasa Geologi Belanda.


3. Musium Prangko Pos Indonesia

Musium Pos Indonesia - musium perangko-Kota-Bandung

Musium Pos Indonesia terletak di sebelah timur Gedung Sate. Tempat ini merupakan sebuah museum untuk menyimpan berbagai macam koleksi prangko yang berasal dari dalam dan luar negeri. Selain itu, di museum ini pun tersimpan benda-benda yang berhubungan dengan pos, seperti kereta dorong dan kotak pos yang biasa digunakan di kantor pos. Musium ini berada tepat di Jalan Diponegoro. Para Wisatawan yang ingin mengunjungi museum perangko ini dapat datang setiap hari Senin sampai dengan hari Jumat, mulai pukul 9 pagi hingga pukul 15 sore hari.


4. Museum Konferensi

Museum Konferensi Asia-Afrika di Bandung  

Museum Konferensi adalah tempat yang dibangun untuk menyimpan berbagai peninggalan mengenai Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung pada tahun 1955. Di Museum ini, tersimpan berbagai koleksi foto-foto pertemuan Presiden Soekarno dengan para pemimpin dunisa, seperti Ho Chi Minh, Chou En-Lai, Nasser, dan ketiga pemimpin dunia lainnya.

Gedung museum ini sering dikunjungi oleh para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Gedung ini berada di Jalan Asia Afrika, Museum yang berdiri sejak tahun 1879 ini awalnya adalah sebuah gedung pertemuan organisasi-organisasi Belanda yang menyusun strategi dalam menghadapi perlawanan pejuang Indonesia terutama di daerah Jawa Barat.


5. Taman Juanda

Taman Juanda merupakan kawasan hutan lindung dan kebun raya yang berada 6 km dari pusat Kota Bandung, yakni di sekitar kawasan Dago. Taman ini memiliki luas sekitar 690 hektare. Kawasan Taman Juanda lebih dikenal dengan nama Dago Pakar.

Pada awalnya, Dago Pakar didominasi dengan tumbuhan yang memiliki spesies tertentu. Di kawasan ini, wisatawan dapat menikmati kawasan hutan secara utuh. Wistawan dapat mengenal berbagai macam flora yang tumbuh di Indonesia dan tumbuhan dari luar negeri.

Taman Juanda dikelola oleh Perum perhutani. Sekitar tahun 1963, kawan ini dipersiapkan sebagai kawasan hutan lindung dan kebun raya. Di taman ini terdapat kurang lebih 2.500 pohon dengan 108 spesies.

Di Taman Juanda ini terdapat beberapa lokasi yang sangat menyenangkan, seperti gua, air terjun, dan kawasan untuk berjalan kaki. Pada zaman dahulu, gua Pakar yang terdapat di taman ini merupakan tempat untuk penyimpanan berbagai amunisi yang dibuat oleh penjajah Jepang pada masa Perang Dunia II. Namun sebelum ditempati oleh tentara Jepang, gua ini terlebih dahulu digunakan oleh Belanda sebagai trowongan irigasi PLTA. Selain itu, Belanda pun membuat tempat untuk menyimpan persenjataan dan amunisinya di gua ini.  


6. Museum Wangsit Mandala Siliwangi

Museum Wangsit Mandala Siliwangi merupakan museum yang dibangun untuk menyimpan senjata angkatan darat. Museum ini berada di Jalan Lembong Nomor 38 Bandung.

Nama Siliwangi diambil dari nama salah seorang pendiri Kerajaan Pajajaran yang kukasaannya tidak terbatas. Konon ia merupakan raja yang arif dan bijaksana serta berwibawa dalam menjalankan roda pemerintahan. Sedangkan arti Mandala Wangsit adalah sebuah tempat untuk menyimpan amanat, petuah atau hasihat dari pejuang masa lalu kepada generasi penerus melalui benda-benda yang ditinggalkannya.

Nama jalan tempat museum ini adalah jalan Lembong, kata lembong diambil dari nama Letkol Lembong, salah satu prajurit Siliwangi yang menjadi korban dalam peristiwa kudeta Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Sebelumnya jalan ini bernama Oude Hospitaalweg. 

Museum ini banyak dikunjung oleh wisatawan. Bangunan museum dirancang dengan gaya arsitektur  late Romantism. Zaman dulu, bangunan ini ditempati oleh Perwira belanda. Namun, setelah Indonesia merdeka, bangunan ini dibangun sebagai markas Divisi Siliwangi.

Bangunan yang berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 4.176 m2 dan luas 1.676 m2 ini menyimpan berbagai macam senjata primitif, seperti panah, tombak, keris, kujang, bom molotov, dan juga senjata-senjata modern, seperti meriam, kendaraan lapis baja, dan panser rel.


7. Kawah Putih

Kawah Putih yang terbentuk akibat dari letusan Gunung Patuha ini berada di Ciwidey, Jawa Barat. Gunung Patuha yang memiliki ketinggian kurang lebih 2.434 m2 di atas permukaa laut dan suhunya yang mencapai 8 - 22 Derajat Celcius ini sering disebut sebagai Gunung Sepuh atau dalam bahasa Indonesia disebut Gunung Pak Tua.

Gunung ini memiliki kawah yang sedikit berbeda dengan kawah-kawah yang ada di Jawa Barat. Kawah di gunung ini memiliki air yang sangat terang dan selalu berubah-ubah. Kawah ini disebut kawah putih. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke objek wisata ini.

Selain menikmati keindahan kawah, para wisatawan pun dapat melihat berbagai macam flora dan fauna di kawasan ini. Ada beberapa jenis flora yang tumbuh di sini, seperti Eidelweis yang tumbuh di puncak gunung, Cantigi, Vaccinium, dan Lemo yang konon memiliki bau seperti minyak lawang dapat digunakan untuk mengusir ular. Selain itu, ada beberapa jenis fauna yang hidup di kawasan ini, seperti kancil, elang, monyet, macan tutul, macan kumbang, dan babi hutan.


8. Situ Patengan

Kawasan Situ Patengan terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancabli, Kabupaten Bandung. Kawasan ini berjarak sekitar 47 km arah Selatan pusat Kota Bandung. Situ Patengan memiliki luas sekitar 60 hektare. Situ Patengan berasal dari bahasa Sunda.

Situ artinya danau, sedangkan Patengan berasal dari kata Pateangan - teangan (saling mencari). Dikisahkan pada zaman dahulu ada sepasang sejoli, yaitu Raden Indrajaya dan Dewi Rangganis yang saling mencintai. Mereka berpisah sekilan lama dan saling mencari. Akhirnya mereka bertemu kembali di tempat yang dinamakan Batu Cinta. Dewi Rengganis meminta Sang Pangeran membuat sebuah pulau dan sebuah perahu untuk mereka berdua agar bisa mengelilingi danau. Pulau inilah yang sampai sekarang menadi sebuah pulau berbentuk hati (Pulau Asmara). Dari cerita ini berkembanglah mitos, bagi pasangan yang mengelilingi Pulau Asmara dan singgah ke Batu Cinta akan mendapatkan cinta abadi seperti pasangan Raden Indrajaya dan Dewi Rengganis.

Pengujug dapat menikmati keindahan panorama alam sekeliling danau dengan speedboat, perahu dayung warna-warni, sepeda air, dan genjot bebek yang disewakan. Dikawasan ini juga tersedia arena untuk memancing. Bagi pengunjung yang ingin berkemah, di kawasan ini juga terdapat Camping groud yang sangat cocok untuk berkemah bersama keluarga.

Pengunjung tidak perlu khawatir karena tiket masuk menuju kawasan ini sangat murah. Pengunjung dikenao biaya tiket sebesar empat ribu rupiah perorang dan apabila pengunjung membawa mobil pribadi, dikenai tambahan biaya parkir sebesar sepuluh ribu rupiah setiap mobilnya. 

Setelah itu, wisatawan dapat singgah ke perkebunan strowberi yang tempatnya tidak jauh dari Situ Patengan, yakni di daerah Rancabali. Objek wisata ini sangat menarik untuk dikunjungi. Di perkebunan stroberi, kita dapat memetik sendiri stroberi dan membawanya pulang.


9. Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu tempat wisata yang cukup terkenal di Kota Bandung, letaknya sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung. Gunung ini bebentuk strato vulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Perjalanan para wisatawan diiringi dengan rimbunan pohon pinus dan hamparan kebun teh yang tidak akan membuat jenuh perjalanan wisatawan menuju ke Gunung Tangkuban Perahu.

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung yang masih aktif dan masih diawasi oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Hal ini, terlihat dari munculnya gas belerang dan sumber ari panas di sekitar gunung, yakni di kawasan Ciater, Subang. Di sekitar Gunung Tangkuban Perahu, udaranya cukup sejuk dengan kabut yang menyelimuti puncak gunung. Jika ingin berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu, sebaiknya dilakukan di pagi hari saat cuaca masih cerah agar pandangan wisatawan tidak terhalang oleh kabut.


10. Situ Lembang

Situ Lembang yang letaknya berada di sebelah barat Ciater merupakan danau buatan yang dikelola oleh Perum Perhutan Unit III, Jawa Barat. Situ ini dijadikan sebagai tempat wisata. Luas Situ Lembang mencapai kurang lebih 78 hektare, yang sekitar 40 hektare adalah wilayah perairan. Situ ini berada di lembah yang cukup besar antara Gunng Tangkuban Perahu dan Burangrang. Kawasan ini semakin indah dan menarik dengan adanya hutan alam dengan air yang besumber dari hulu sungai Cimahi dan juga beberapa mata air di sekitarnya.

Untuk mencapai Situ Lembang, harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam dari pusat Kota Bandung. Kendaraan yang cocok digunakan untuk menuju Situ Lembang adalah motor dan mobil yang tangguh, apabila pengunjung ingin santai bisa berjalan kaki. Perlu diingat apabila memilih untuk berjalan kaki, pastikan kondisi fisik dalam keadaan fit karena medan yang ditempuh tidaklah ringan. Akna tetapi tentu saja perjuangan perjalanan ini akan terbayarkan dengan keindahan Situ Lembang. Setelah menempuh perjalanan melewati hutan cemara, jalan rusak dna penuh batu, pengunjung akan menemukan pemandangan yang sangat indah dan eksotis selama perjalanan. Setelah tiba (pagi hari), pengunjung akan ditemani kabut tebal dengan udara cukup sejuk sehingga membutuhkan jaket untuk menghangatkan tubuh. Di sana juga pengunjung akan menikmati sunrise indah yang datang di balik pepohonan.

Selain menikmati keindahan alamnya, pengunjung yang gemar memancing jangan lupa membawa peralatan memancing karena di situ ini banyak sekali ikan yang dapat dibawa pulang. Fasilitas yang tersedia di objek wisata Situ Lembang adalah jalan setapak, tempat parkir, papan informasi/petunjuk lokasi, dan untuk piknik.  

Dinding yang sangat terjal berbatu yang mengelilingi genangan danau ini merupakan bentukan dari letusan dahsyat yang terjadi sekitar 105.000 tahun yang lalu. Bagi sebagian pengunjung, tempat ini dijadikan sebagai tempat perkembahan dan juga disukai oleh para pencinta alam.


11. Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung

Kebun binatang Bandung merupakan salah satu objek wisata yang populer di Kota Bandung. Kebun Binatang Bandung terletak di Jalan Taman Sari yang berada di dekat kampus ITB. Kebun binatang ini didirikan pada tahun 1930 dan diresmikan oleh Belanda pada tahun 1933. Tujuan didirikannya kebun binatang ini untuk menjadikannya sebagai sarana rekreasi dan belajar tentang satwa serta sebagai sarana konservasi untuk menjaga kelangsungan hidup satwa-satwa itu. Kebun binatang ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin melihat-liohat berbagai jenis binatang. Kawasan ini cukup luas dan menarik denga hiasan yag diletakan di taman-taman, namun koleksi binatang di kebun binatang ini masih sangat terbatas.

Objek wisata ini selalu dipadati pengunjung dari berbagai daerah pada akhirnya pekan, terutama pada masa liburan anak sekolah. Untuk masuk ke objek wisata ini, pengunjung hanya membayar tiket masuk sebesar 11 ribu rupiah per orang, kecuali anak-anak yang berusia kurang dari 3 tahun bisa gratis.

Kebun Binatang Bandung termasuk dalam salah satu tempat konservasi ex-situ yang berisi aneka jenis binatang. Di kebun binatang ini, pengunjung dapat melihat satwa-satwa yang dikurung, burung-burung yang bergerombol di angkasa, zerafah yang bisa dilihat lebih dekat oleh pengunjung, serta rimbunan pohon-pohon rindang yang bisa digunakan untuk bersantai di bawahnya bersama keluarga.

Selain berbagai satwa dan rerimbunan pepohonan di kebun binatang Bandung juga terdapat berbagai jenis permainan anak, seperti perosotan dan jungkat jungkit. Pengunjung juga bisa menaiki perahu serta menunggangi unta dan gajah. Kehadiran unta dan gajah tunggangan bertujuan untuk membangun kedekatan antara binatang dan pengunjung.


12. Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo merupakan tempat yang cukup menarik untuk dijadikan tempat wisata. Para wisatawan yang datang ke tempat ini tertarik dengan kesenian dan kebudayaan Sunda. Tempat ini terletak dijalan Padasuka 118, Bandung sebelah timur. Ditempat ini wisatawan dapat melihat pertunjukan angklung yang terbuat dari bambu.

Tahun 1958, Saung Angklung mulai dirintis oleh Udjo Ngalengena (alm) dan istrinya, Ibu Uum Sumiyati (alm) beserta sepuluh putra-putrinya. Mang Udjo, nama sapaannya, memiliki cita-cita yang mulia, yaitu ingin melestarikan kesenian khas Jawa Barat. Atas bantuan dan dorongan dari Daeng Soetigna (guru angklung diantonis Mang Udjo) serta bantuan dari pemerintah Daerah dan pusat, pada Januari 1967 Saung Angklung Udjo resmi didirikan.

Saung Anklung Udjo merupakan sanggar seni tempat pelatihan para pelatih dan pemain, sentra produksi alat-alat musik yang terbuat dari bambu, dan tempat pertunjukan kesenian khas Jawa Barat, seperti wayang golek, rampak gendang, pencak silat, sentra tari, drama Sunda, dan sebagainya.

Fasilitas yang terdapat di Saung Angklung Udjo, di antaranya paseban yang digunakan sebagai tempat pertunjukan dan latihan kesenian budaya Sunda dan latihan kesenian Sunda dan mampu menampung sekitar 500 pengunjung, ada juga tepas atau halaman belakang yang digunakan untuk tempat bermain atau sarapan pagi. Selain itu, ada juga tempat penjualan souvenir, tempat penginapan (Guest House), dan pelataran parkir yang luas sehingga dapat menampung 15 bus pariwisata.


13. Wisata Air Karang Setra

Wisata Air Karang Setra Kota Bandung

Wisata air Karang Setra terletak di Jalan Sirnagalih No. 15 Bandung, berjarak sekitar 6 km dari pusat kota. Untuk menuju wisata air ini, dapat ditempuh melalui Jalan Sukajadi, lalu masuk beberapa puluh meter ke Jalan Sirnagalih.

Pada tahun 1954, Karang Setra diresmikan oleh Presiden RI pertama, yaitu Soekarno. Saat itu, Karang Setra terkenal sebagai kawasan wisata olahraga dengan sebuah kolam renang yang memiliki ukuran paling besar se-Asia Tenggara. Akan tetapi, setelah tahun 1980-an, namanya diganti menjadi Karang Setra Water Park dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Karang Setra Water Park dibangun di atas lahan seluas 6 ha, akan tetapi untuk are kolam renangnya hanya menggunakan lahan sekitar 1,9 ha dan lahan sisanya digunakan untuk membangun hotel dan tempat parkir.

Diarea Karang Setra Water Park ini terdapat enam buah kolam renang dengan berbagai peruntukan, antara lain kolam waterboom atau perosotan raksasa, kolam anak, kolam prestasi, dan kolam naga. Tanaman air ini merupakan salah satu objek wisata keluarga yang paling ramai dan paling diminati, apalagi pada akhir pekan atau hari libur panjang.

Pada saat libur lebaran, tempat ini biasanya dikunjungi oleh tidak kurang dari 12.000 orang. Kolam pantai adalah salah satu objek yang menarik di tempat ini. Di kolam pantai, pengunjung bisa duduk sambil bersantai dan berimajinasi seolah-olah sedang di pantai sungguhan. Efek pasir putih ataupun garis pantai muncul akibat bentuk kolam berubin putih yang cekung dan landai di pinggiran. Rasanya tidak lengkap mengunjungi tempat wisata ini tanpa mencoba waterboom yang memiliki perosotan setinggi 15 meter.

Tempat yang tidak kalah menariknya adalah kolam naga. Keberadaan kolam naga memang sangat diminati oleh para pengunjung. Diberi nama kolam naga karena di kolam itu terdapat patung naga dan Cina. Sementara itu, bagi pengunjung yang membawa anak kecil, sebaiknya menggunakan kolam anak setinggi 50 - 85 cm.

Wisata Air Karang Setra Kota Bandung

Saat ini, kolam yang tersedia hanya dikolam air dingin, namun para pengunjung tidak usah khawatir kedinginan berada di kolam renang air dingin karena pihak pengelola Karang Setra berencana akan membangung kolam khusus air panas untuk melengkapi fasilitas di kolam ini. Untuk masalah kebersihan, pengunjung tidak perlu khawatir airnya tidak bersih karena setiap pukul 17.00 WIB, endapan kotoran di dasar kolam disedot, kemudian airnya diberi kaporit, endapan semalam lalu disaring kembali. Begitu pula dengan sirkulasi airnya yang selalu dijaga setiap hari. 

Demikianlah tentang keindahan objek-objek wisata di daerah Bandung dan sekitarnya, bagi anda yang ingin melihat langsung silakan berkunjung ke kota Kembang Bandung di provinsi Jawa Barat. Terimakasih sudah berkunjung di blog Indoborneonatural ini semoga sukses selalu.

KISAH PERJALANAN GUNUNG KEMUKUS. WISATA, ZIARAH DAN RITUAL KHUSUS

Indoborneonatural----Berdasarkan cerita dari pengalaman beberapa orang yang pernah datang ke Gunung Kemukus, baik yang sekedar untuk wisata dan rekreasi, ataupun untuk melakukan ziarah dengan ritual tertentu. Banyak kisah-kisah menarik yang ditemukan dari kegiatan wisata dan ritual khusus gunung kemukus ini.

Tentang Gunung Kemukus ini, di ceritakan bahwa di Jawa Tengah tidak jauh dari Solo, ada tempat wisata sekaligus tempat ziarah yang bisa melakukan ritual khusus untuk pasangan yang datang kesana. Ziarah dilakukan untuk mengunjungi Makam Pengeran Samudro di yang ada di gunung kemungkus Solo tersebut. 




Pengeran Samudro adalah salah satu putra dari kerajaan Majapahit terakhir ketika tahun 1400 'an sekitar 600 atau 700 tahun yang lalu. Pangeran Samudro adalah raja yang menjadi salah satu Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa. Beliau belajar agama ke daerah Demak tepatnya sekitar Grobokan Demak tempat Sunan KaliJaga waktu itu.

Banyak perempuan, baik ibu-ibu dan perempuan muda yang datang berziarah kesana mancari pasangan laki-laki untuk melengkapi tujuan dan niat ziarah mereka yang bermacam-macam, seperti ingin usahanya maju atau dapat jodoh.

Jika ingin melakukan Perjalanan traveling, menurut beberapa informasi yang sudah melakukannya, dapat dilakukan perjalanan ke Solo dengan penerbangan murah dari Jakarta, tarif murah biasanya ada di hari Rabu, kalau hari Sabtu dan Minggu sedikit lebih mahal dan antrian tiket pun kadang bisa penuh.

Jika sudah sampai di Solo kita bisa mencari penginapan yang murah di sekitar stasiun Solo, di sana kita bisa temukan banyak hotel yang harganya miring dan cukup bersih dan bagus.

Kegiatan ritual di gunung Kemungkus yang banyak dilakukan adalah Hari Kamis menjelang Jum'at Pon. Jika dari Solo kita akan berangkat dari Terminal Tirtonadi di Solo, dengan menumpang kendaraan umum jurusan Purwodadi bersama-sama penumpang yang mungkin juga akan ziarah ke Gunung Kemukus. 

Setelah kurang lebih 30 Menit perjalanan Angkutan umum akan sampai di pemberhentian Barong, biasa Supir atau abang kondiktur akan berteriak "Kemungkus-kemungkus". Di luar sudah banyak terlihat orang-orang dan tukang ojek yang sudah menunggu berebut menawarkan jasa ojek.



Jika kita datang berwisata ke gunung Kemungkus saat musim hujan dan air waduk Kedung Ombo sedang naik, kita harus menyewa ojek yang dapat mengantar kita sampai ke pinggir dermaga penyebrangan, dari dermaga kita harus menyewa perahu penyebrangan untuk mencapai gunung Kemungkus.

Sesampainya di gerbang kita akan ditawari kembang dan berbagai pernak-pernik untuk ziarah, selanjutnya kita akan menaiki tangga yang lumayan tinggi dan banyak yang berjumlah 157 anak tangga. Diatas para peziarah akan disambut oleh juru kunci yang akan menerima penjelasan dan maksud niat berziarah ke sana.


Kita akan masuk dan mengitari  tempat ziarah, dan Makam Pengeran Samudro berada di bawah semacam bangunan Joglo yang dibuat cukup luas, hingga mampu menampung para peziarah yang banyak. Makam Makam Pengeran Samudro di pasangi dan dikerudungi kelambu, kita akan merasakan suasana sakral dan mistis dan akan terasa lebih dalam saat malam hari di sekitar makam itu. Para peziarah akan menabur kembang dan duduk disekitar makam untuk berdoa dan menyampaikan niatnya.

Setelah selesai menuntaskan ritual berdoa, para peziarah pergi dari Makam Pengeran Samudro untuk melanjutkan kegiatan ritual lainnya, seperti "tiduran" di semak-semak dan menuju Sendang Ontrowulan tempat penampungan air pegunungan. Di sana para peziarah bisa sekedar membasuh muka, tangan dan kaki. Ada kepercayaan bahwa air sendang itu membuat orang awet muda dan cantik. Ada juga perziarah yang membawa air tersebut untuk oleh-oleh sebagai berbagai keperluan.

Semua kegiatan wisata, ziarah dan ritual sudah selesai dilakukan. Kita bisa pulang kembali ke Solo. Di Solo sebagian wisatawan tidak langsung pulang, tetapi menginap lagi di penginapan dan hotel-hotel  di sana, sekaligus berwisata menikmati kuliner, hidangan dini hari di Solo yang populer adalah nasi liwet. Sangat nikmat sekali rasanya menyantap nasi Liwet saat siang dan perut lapar sambil duduk lesehan di warung-warung nasi Liwet Solo.

Nasi Liwet /Gambar Foto: etnis.id

Besok sore kita sudah bisa pulang langsung menuju bandara, tetapi disarankan untuk jalan-jalan dulu ke Purworejo dengan menggunakan kereta Pramex (Prambanan Expres), menikmati suasana kota tersebut.

Demikianlah Artikel singkat untuk sekedar berbagi pengalaman tentang perjalan wisata, ziarah dan ritual ke Gunung Kemukus di Solo Jawa Tengah. Semoga bermanfaat, terimakasih.

TIPS TRAVELING DAN JALAN-JALAN KE SINGAPURA UNTUK PEMULA

Indoborneonatural----Tahukah kamu, jika ternyata sebagian besar orang Indonesia memilih Singapura sebagai destinasi pertama mereka saat pertama kali ke luar negeri? Alasannya Mungkin karena Singapura termasuk dekat dengan Indonesia, Singapura juga memiliki banyak destinasi menarik dan juga kotanya yang sangat bersih, terjaga dan juga modern. Salah satu destinasi favorit dan wajib di kunjungi oleh para wisatawan asal Indonesia adalah Universal Studio di Sentosa Island.

Cara Tips Traveling Jalan-jalan Ke Singapura

Banyak maskapai yang menyediakan penerbangan ke Singapura, salah satunya tentu saja Singapore Airlines, sebagai maskapai dari Singapore, Singapore Airlines tentu sangat mengutamakan pelayanan bagi penumpang yang akan pergi berkunjung ke Singapura. 

Dan untuk kamu yang baru pertama kali hendak berkunjung berlibur atau sekedar jalan-jalan ke negeri singa dan ikan ini, ada beberapa tips agar liburanmu semakin nyaman:


Traveling Jalan-jalan Ke Singapura

1. Mengisi Kartu Imigrasi Kedatangan dan Keberangkatan dengan Lengkap

Jika kamu berangkat denga travel, maka semua urusan administrasi telah dibantu oleh agen travel yang bersangkutan, tetapi jika kita traveling sendirian, biasanya saat berada di pesawat, kamu akan diberikan selembar kartu imigrasi yang harus kamu isi, isilah kartu tersebut selengkap mungkin, termasuk tempat tinggalmu selama di Singapura nanti. Hal ini akan memudahkanmu saat pemeriksaan di post imigrasi nanti.


2. Loket Imigrasi

Saat tiba di loket imigrasi, ikuti barisan antrean dimana tempat pesawatmu mendarat. Antrelah dengan tertib jangan lupa untuk menyiapkan semua dokumen seperti paspor dan kartu imigrasi kedatangan dan keberangkatan yang telah diisi dengan lengkap. Dan berdirilah di belakang garis kuning yang merupakan garis pembatas sampai giliran kamu. Saat berhadapan dengan petugas imigrasi berperilakulah yang sopan, jawablah semua pertanyaan dengan sopan. Apabila tidak bisa berbahasa inggris dengan lancar gunakan saja bahasa Indonesia. Dan hal penting yang lain adalah simpanlah potongan kartu imigrasi disembarkation/embarkation dengan baik karena kartu ini wajib diserahkan saat kamu hendak keluar Singapura.

Cara Tips Traveling Jalan-jalan Ke Singapura

3. Membawa Tumbler atau Botol Air Minum

Di Singapura, air minum termasuk air mineral merupakan barang yang cukup mahal harganya. Jadi, untuk menghemat budgetmu, disarankan agar kalian yang ingin melakukan traveling ke Singapura membawa sendiri tumbler atau botol air minum, ini nantinya dapat kamu isi ulang di beberapa titik di Bandara Changi secara gratis.

Cara tips Traveling Jalan-jalan Ke Singapura

4. Gunakan MRT dengan Maksimal

Saat tiba di Bandara Changi, segeralah menuju Tourism Information Center yang berbentuk rak-rak. Ambilah brosur dan peta untuk lebih mengetahui jalur-jalur MRT dan pelajari peta tersebut. Untuk menuju stasiun MRT, berjalanlah menuju terminal 2 dan ikuti petunjuk kearah terminal 1 dan 3. Dan kamu akan menemukan SkyTrain. SkyTrain ini gratis kamu tumpangi dan berangkat sekitar 6 menit sekali. Setelah itu turun di terminal 2, berjalanlah sampai menemukan pintu keluar menuju imigrasi dan belilah tiket MRT di Ticket Coffee.


5. Naik Ekskalator

Di negara maju, termasuk di Singapura ada peraturan tak tertulis mengenai ekskalator ini. Berdirilah disisi kiri jika kamu tak buru-buru dan hanya berdiri diam, dan jalur kanan diperuntukan untuk kamu yang sedang terburu-buru atau berlari mengejar kereta agar tak tertinggal.


6. Agar Liburan Lebih Hemat, Belilah Tiket EZ Link/ Tourist Pass

Kartu EZ Link ini merupakan kartu e-money dan kamu harus deposit terlebih dahulu, dan kartu ini diterima di banyak tempat, untuk naik MRT, LRT, bis, sampai vending machine. Denagn menggunakan kartu ini, kamu akan banyak berhemat karena harga yang ditawarkan akan semakin murah.


7. Menginaplah di Hostel Dekat Little India

Banyak wisatawan yang memilih penginapan didekat tempat-tempat murah dan dekat dengan objek wisata di Singapura. Di rekomendasikan untuk kalian yang ingin memilih tempat penginapan bisa  Menginaplah di Hostel Dekat Little India. Penginapan di Little India tergolong murah, karena selain tempatnya yang tidak terlalu jauh, disitu kita juga bisa berbelanja oleh atau sekedar cindera mata. Barang-barang di sekitar Little India pun memiliki harga yang ramah di kantong.

Cara tips Traveling Jalan-jalan Ke Singapura

8. Taati Peraturan, hindari Denda

Di Singapura, peraturan dan tata tertip sangat ketat diberlakukan. Setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi langsung berupa denda dan hukum tertentu. Misalnya larangan untuk merokok di sembarang tempat, jika melanggar maka akan ada denda yang belaku, dan jumlahnya tidak sedikit menurut ukuran uang kita.

So,... Bagaimana sahabat Indoborneonatural semua, Sudah siap berlibur di Singapura? Jika sudah segera pesan tiket pesawat Singapore Airlines untuk yang berangkat sendiri, atau hubungi travel dikota kamu untuk liburanmu yang semakin maksimal dan menyenangkan, terimakasih sudah berkunjung diblog ini, selamat berlibur! 


Sumber Foto/Gambar: Koleksi Pribadi 

WISATA MANGROVE JEMBATAN API-API

Indoborneonatural----Jalan kali ini Indoorneonatural akan mengajak berwisata kesebuah kawasan wisata unik yaitu wisata mangrove jembata api-api, wisata unik, dengan jembatan bambu buatan di atas sungai dan danau yang dapat dilalui dengan indah.

Di beri nama wisata Mangrove Jembatan api-api karena destinasi ini menonjolkan sebuah jembatan yang dibangun dengan bentuk yang unik. juga yang tumbuh di sini adalah tanaman jenis ‘api-api’ atau avicennia. Karena berada di kawasan hutan mangrove, wisatawan dapat merasakan udara segar selama anda berwisata di sini.

Jembatan gantung dibangun di atas aliran muara sungai Bogowoto, di Kulon Progo. Mangrove Jembatan Api-api di Kulon Progo ini memadukan konsep alam dan spot instagenik. Anda bisa bersantai sambil foto-foto dan selfi di sini. Keindahan jembatan buatan dan lingkungan alam yang masih asri menjadi daya tarik tersendiri.

Gambar/Foto: phinemo.com


Di sini memang Ada banyak tumbuhan khas pesisir pantai yang didominasi jenis Avicennia dan Rizophora. Dan jika kita Keluar dari rimbunnya mangrove, wisatawan akan bertemu dengan sungai yang cukup lebar, dialah anak Sungai Bogowonto yang mengalir hingga ke muara.

Gambar/foto: dakatour.com


Yuk jalan-jalan wisata ke mangrove jembata api-api....Nusantara itu indah !!

Cari Artikel