SENI TRADISI WAYANG GUNG KALIMANTAN SELATAN

Indoborneonatural----Wayang Gung adalah kesenian wayang orang pada suku Banjar di Kalimantan Selatan. Pertunjukan ini mementaskan cerita Ramayana versi Banjar dengan menampilkan pengolahan vokal pemain dan gerakan tari dalam iringan musik gamelan dan ketopong

Wayang Gung merupakan seni pertunjukan sejenis wayang orang. Pertunjukan ini mengangkat cerita dari pakem Ramayana versi Banjar. Wayang ini dimainkan dengan pengolahan vokal pemain dan ditambah gerak tari. Kesenian Wayang Gung dalam pementasannya diiringi oleh musik gamelan yang ditambah bunyi ketopong. Dahulu Wayang Gung dimainkan secara adat dan seni pertunjukan sosial kemasyarakatan seperti Maulid Nabi SAW, saprah amal, hajatan hingga nazar pasca panen padi. 

Kesenian Tradisi Wayang Gung Kalsel


Permainan Wayang Gung biasanya dimainkan semalam suntuk. Pada saat memulai pertunjukan, terlebih dahulu dilakukan mucikani, yakni tiga dalang membuka pagelaran untuk menyampaikan cerita apa yang akan dimainkan, memperkenalkan pemain, dan peran yang dimainkan kepada penonton. Secara sekilas kesenian Wayang Gung sangat mirip dengan Wayang Orang dari Jawa, sebab lahirnya kesenian Wayang Gung ini tidak lepas dari kesenian Wayang Orang yang mendapatkan adaptasi dari masyarakat Banjar. Ada perbedaan yang khas yang dapat dilihat, diantaranya adalah, Gamelan dan tetabuhan, pakaian dan perlengkapan yang digunakan, gerak tari, bahasa pengantar, dan struktur pagelaran. Fungsi dari kesenian Wayang Gung bagi masyarakat Banjar berfungsi sebagai hiburan, pendidikan, dan yang berhubungan dengan ritual.


Referensi :

https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=545

https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_gung


Gambar : Foto-foto koleksi pribadi

Cari Artikel