PASAR WADAI RAMADHAN BANJARMASIN Kalimantan Selatan

 Indoborneonatural-blog---Salah satu event wisata tahunan yang selalu  dilaksanak pemerintah kota Banjarmasin ketika memasuki bulan suci Ramadhan adalah Pasar Wadai Ramadhan. digelar Kawasan 0 Kilometer Banjarmasin selalu ramai dikunjungi terutama saat bulan Ramadan. Hal itu karena di kawasan tersebut terdapat pusat kuliner yang dikenal dengan nama Pasar Wadai Banjarmasin.





TRADISI UNIK SUGUHAN KUE WADAI 41 MACAM JENIS WADAI BANJAR KALSEL

 Indoborneonatural-blog---Propinsi kalimantan Selatan yang terkenal dengan budaya dan tradisi masyarakat Banjar memiliki beragam tradisi dan keunikan budaya lokal dari segi makanan dan kuliner khas daerah banjar. Salah satunya adalah tradisi suguhan  menyajikan kue atau wadai sebanyak 41 macam dan jenis wadai.


Menyajikan wadai 41 macam adalah salah satu tradisinya Urang Banjar, sudah ada sejak lama, berdasarkan cerita sejarahnya diturunkan sejak zaman kesultanan Banjar pada abad ke-enam belas 16.


WADAI 41 MACAM JENIS WADAI BANJAR KALSEL


Istilah untuk wadai 41 ini merupakan sebutan untuk 41 macam macam kue basah khas daerah Kalimantan Selatan yang terkenal dengan banua limanya. Kue atau wadai khas banjar ini disajikan sekaligus dalam satu waktu tertentu dengan jumlah kue wadai 41 atau lebih. Wadai 41 macam ini biasanya disajikan saat moment-moment khusus. Kue wadai banjar ini bukan hanya untuk dimakan atau mengisi perut dalam acara khusus, tetapi disajikan juga dengan maksud dan makna khusus ritual kepercayaan masyarakat banjar.


Salah satu tujuan dan makna penting disajikannya wadai 41 macam ini adalah sebagai wujud syukur dalam merayakan momen tertentu, juga sebagai pelengkap ritual budaya. Seperti upacara adat,


Sebagai wujud syukur dalam merayakan momen tertentu, juga sebagai pelengkap ritual budaya. Seperti upacara adat, pernikahan, tujuh bulanan dan mandi-mandi. Angka 41 dalam penamaan tradisi ini sendiri memiliki beragam versi penjelasan. Dalam keseharian orang Banjar, 41 merupakan angka yang sakral, sama halnya seperti hari ke-41.


Selain itu, ada pula yang menafsirkan bahwa jumlah wadai yang lazim disajikan dalam perayaan orang Banjar memang berjumlah 41 jenis. "Dan tradisi itu yang turun-temurun dilakukan hingga sekarang," tambah Masni.

Jenis 41 macam wadai tersebut meliputi bingka, bingka berandam, kararaban, kikicak, bulungan hayam, kelalapon, cingkarok batu, wajik, apam, undi undi, untuk untuk, sarimuka, wadai balapis, cincin, cucur, lamang, gagatas, gaguduh, dan ronde.


Lalu ilat sapi, garigit, sasagun, lupis, pais pisang, hintalu karuang, wadai satu, gincil, katupat balamak, bubur sagu, serabi, putri selat, patah, pais sagu, pais waluh, dadar gulung, agar agar habang, wadai gayam, amparan tatak, pundut dan ipau.

WADAI 41 MACAM JENIS WADAI BANJAR KALSEL


Banyak di antara jenis kue basah tersebut masih bisa dijumpai di pasar-pasar tradisional. Namun, sekali lagi penyajian komplet untuk 41 jenis kue ini hanya ada pada momen tertentu saja.

Keanekaragaraman jenis wadai ini juga menggambarkan kekayaan tradisi kuliner masyarakat Banjar. Adapun bahan dan pengolahan kue tersebut tidak sekadarnya.


"Selain mengenalkan ragam kuliner Banjar, 41 macam wadai ini juga tidak diolah sembarangan, biasanya ada aturan khusus atau pantangannya," ujar Masni.


Salah satu yang paling melekat yakni pantangan mengolah kue jika sedang masa haid. Karena pembuatan wadai 41 adalah momen yang sakral dan harus dibuat dalam keadaan yang prima.


"Jadi yang sedang datang bulan atau berpuasa tidak boleh ikut memegang atau mengolah," tambahnya.

Selain itu, wadai 41 macam juga terdiri dari berbagai varian warna. Masing-masing disebut mengandung makna filosofis yang erat dengan nilai-nilai dan tatanan budaya kehidupan orang Banjar kalimantan Selatan.


Wadai berwarna putih seperti getas dan kentan menggambarkan kebaikan, sementara merah menggambarkan keberanian. Kemudian hijau melambangkan kemakmuran dan kuning merupakan lambang kejayaan atau kemuliaan. 


Demikian Artikel singkat Indoborneonatural-blog tentang teradisi Banjar, wadai 41 macam dari Kalimantan selatan. Semoga bermanfaat.

ALAT MUSIK SARUNAI KALIMANTAN SELATAN

 Indoborneonatural---Alat musik sarunai dari daerah Banjar Kalimantan Selatan.


Sejak tempo dulu dikalimantan selatan ada alat musik yang dibunyikan seperti trompet dengan cara ditiup. yang disebut dengan Serunai khas kalimantan selatan. yang biasa digunakan untuk alat musik mengiringi beragam kesenian rakyat. seperti pencak silat / Bakuntau, tarian dan teater tradisi seperti wayang gung

Serunai adalah alat musik tradisional khas Kalimantan yang dimainkan dengan cara ditiup. Serunai bentuknya mirip suling, tetapi dengan bagian ujung yang lebih lebar. Alat musik yang terbuat dari kayu ini umumnya memiliki panjang sekitar 20 cm dengan empat lubang

INILAH PAKAIAN ADAT IRIAN JAYA YANG UNIK

 

Pakaian adat Papua Barat Baju Ewer
Pakaian adat Papua Barat Baju Ewer

PENGERTIAN DAN ASAL MUASAL BATU AKIK DI INDONESIA

Indoborneonatural----Seperti kita ketahui batu akik yang merupakan batu mulia sangat digemari di Indonesia. Batu Mulia adalah batu yang dimuliakan, meliputi segala jenis batuan, mineral dan bahan mentah alam lainnya yang setelah diolah atau diproses memiliki keindahan dan ketahanan yang memadai untuk dipakai sebagai barang perhiasan.


Cincin Batu akik


 Sebagaimana halnya intan sebagai bahan mentah dan berlian setelah intan diproses, maka batu Mulia sebagah bahan mentah setelah diproses menjadi perhiasan disebut sebagai batu permata. 

Batu Permata mulia
Gambar Batu Permata Mulia - Foto Pixabay.com


Dalam kaitannya dengan batu permata, dikenal istilah batu permata mulia atau Precious Stone yang diwakili oleh intan (diamond), merah delima (ruby), safir (Sapphire), dan zamrud (emerald), dan batu permata setengah mulia atau semi precious stone seperti antara lain giok, kecubung, opal, krisokola, krisopras, kalsedon, serpentin, fluorit, batu satam atau kelulut, dan lain-lain. Istilah Batu Akik yang sangat populer di Indonesia sebenarnya merupakan terjemahan dari kata Agete dala bahasa Inggris yaitu salah satu anggota dari kelompok batu permata setengah mulia. 

Menurut Cally Hall dalam bukunya berjudul "Gemstones" (tahun 2002), dari lebih 3.000 jenis mineral, tidak lebih dari 100 jenis yang dapat diketegorikan sebagai Batu Mulia. Batu Mulia ini adalah batu yang dianggap berharga dan memiliki nilai jual dan memiliki nilai estetika yang tinggi.

Secara geologi Batu permata adalah batu mineral yang terbentuk dari proses geologi. Unsur batu permata terdiri dari satu atau gabungan beberapa komponen kimia. Berlian sendiri merupakan salah satu jenis batu permata. Permata juga harus melewati proses pemolesan sebelum digunakan untuk perhiasan.

Secara mendasar, tidak semua bebatuan dapat disebut sebagai batu permata. Sebuah batu untuk dapat dikategorikan sebagai permata harus memenuhi beberapa syarat tertentu. Batu tersebut antara lain harus memiliki ketahanan, keindahan, dan kelangkaan.

Ada banyak batu permata yang tersedia di pasaran dan diklasifikasikan menurut kekerasannya yang dihitung menurut skala Mohs. Tingkat kekerasan batu permata paling tinggi dalam skala ini bernilai 10, dan ini dimiliki oleh batu berlian yang terkenal sangat berharga mahal.

Jenis Batu Akik
Jenis-Jenis Batu akik di Indonesia


Batu Mulia di Indonesia

Indonesia sebagai negara nusantara yang juga merupakan negara kepulauan, terdiri dari berbagai pulau besar dan kecil sejak lebih dari 400 juta tahun yang lalu telah dilanda kegiatan tektonik dan letusan gunung api yang dibarengi dengan naiknya cairan magma ke permukaan bumi sembari membawa mineral berharga termasuk batu mulianya, maka Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya raya akan potensi mineral dan batu mulianya. Kekayaan ini yang terkenal di seluruh provinsi di Indonesia.

Dari perkembangan batu akik dan batu mulia di Indonesia, ditemukan Varian-varian baru Batu Mulia di beberapa pelosok tanah air, antara lain :

Giok Nefrit di Provinsi Aceh, Idokras di Sumatera Barat dan juga di Aceh, Krisokola Kuarsa di kepulauan Bacan, Krisopras di Garut,  Jawa Barat, Turmalin dan kuarsa mawar di Bangka Barat, Opal api di Wonogiri, Jawa Tengah, dan yang terakhir merah delima atau ruby dalam mineral Zoisite di wilayah kota Palu, Sulawesi Tengah, dan lain sebagainya.

Bertebaran beragam jenis batu akik dan batu mulia diseluruh nusantara. Ini menjadi salah satu kekayaan dan aset yang sangat berharga jika dikembangkan dan dilestarikan dengan pengelolaan kerajinan yang profesional. Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai jenis batu akik yang menjadi idola dari kolektor dan penggemar batu permata dunia. Jenis-jenis batu akik tersebut diklaim dapat ditemukan di seluruh penjuru Tanah Air.

Baca juga cara merawat Batu Permata dan Batu Akik di sini !! 

Demikian artikel singkat tentang pengertian dan asal muasal batu akik di Indonesia. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

NAMA BUAH-BUAHAN KHAS KALIMANTAN SELATAN YANG UNIK DAN LANGKA

Indoborneonatural----Di pulau kalimantan yang terkenal dengan kekayaan alam dan hutan tropisnya, banyak ditemukan beragam jenis buah-buahan unik dan langka, sebagian hanya tumbuh didaerah ini saja, salah satunya adalah dihutan Provinsi Kalimantan Selatan yang juga kaya akan sumber daya yang melimpah, termasuk buah-buahan yang beragam jenis dan nikmat. Sebagian besar buah-buhan ini mungkin sudah familiar bagi penduduk Kalimantan, tetapi mungkin bagi kamu yang dari luar daerah Kalimantan banyak yang belum tahu. Nah Kalau kamu berkunjung ke provinsi ini, kamu akan menemukan buah-buahan yang unik dan mungkin belum pernah kamu coba rasanya, silakan dapat singgah dan menikmati beragam buah tersebut.

Berikut beberapa nama buah-buahan khas Kalimantan Selatan yang unik dan langka yang dapat kalian nikmati di daerah ini :


1. Buah keledang (Artocarpus Lanceifolius roxb)

NAMA BUAH-BUAHAN KHAS KALIMANTAN SELATAN YANG UNIK DAN LANGKA

Buah keledang mengingatkan pada buah nangka dan cempedak. Rasanya manis. Sensasi rasanya merupakan campuran antara nangka dan manggis. Daging buahnya terpisah dari bijinya, seperti nangka. Warna kulit buahnya jingga kemerahan dan bentuk buahnya seperti cempedak. Buah keledang termasuk salah satu buah-buahan eksotis hutan-hutan Kalimantan.

Keledang, daging buahnya tidak memiliki aroma apapun. Cocok untukmu yang tak suka aroma buah nangka atau cempedak. Buah bernama latin Artocarpus Lanceifolius roxb ini sudah semakin langka di Kalimantan Selatan.


2. Buah lahung-Lahong (Durio dulcis)


Durian Lahung atau yang dikenal juga sebagai durian marangang, durian merah, tongtong atau lahong masyarakat menyebutnya adalah spesies buah durian yang memiliki pohon yang cukup besar dalan genus Durio, tingginya bisa mencapai 40 Meter. Buah Lahung mirip dengan buah durian, perbedaannya kulit buah berwarna merah sedangkan durian berwarna hijau atau kuning. 

Jika dibelah daging berwarna merah sedangkan durian berwarna kuning. Kulit buahnya memang berwarna merah tua sampai coklat-merah, dan ditutupi dengan duri ranping 15-20 mm. Soal rasa buah lahung tak berbeda dengan durian. Buah lahung yang dikenal dengan nama latin Durio dulcis ini merupakan tumbuhan endemik Kalimantan. Daging buahnya berwarna kuning gelap, tipis, dan beraroma karamel dalam, dengan aroma terpentin. buah dan spesies ini dianggap oleh banyak orang sebagai yang paling manis dan semua buah durian.


3. Buah Traku 

Buah Traku Kalimantan Selatan buah unik dan langka

Ada juga yang sangat khas buah langka dari Kalimantan Selatan yaitu Buah Traku yang berasal dari Balangan, buah ini mirip dengan durian tapi sangat kecil seperti manggis. Penampilanya sich mirip-mirip dengan Durian Lahung yang duri kulitnya lebih panjang dari durian biasa, tetapi itu tadi ukurannya yang kecil sehingga tidak disebut durian tapi lebih mirip dengan rambutan, dengan warna kulit kuning dan buahnya berwarna merah dan tentu manis rasanya.


4. Buah rambai Padi (Baccaurea motleyana)

NAMA BUAH-BUAHAN KHAS KALIMANTAN SELATAN YANG UNIK DAN LANGKA

Buah rambai sebentuk dengan buah duku atau langsat. Memiliki rasa manis keasaman daripada langsat, buah ini sudah tumbuh dan menyebar di negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia dan Thailand. Kemunculan buah rambai menandakan akan berakhir musim buah. Buah rambai ini bernama latin Baccaurea motleyana.

Buah yang rasanya masam manis ini, sering ditemukan di pinggiran hutan kalimantan, dengan buah yang biasanya bergerombol dalam satu batang tangkai besar terlihat seperti padi.


5. Buah Pidada - Rambai Sungai

Buah Pidada - Rambai Sungai-Buah-khas-Kalsel

buah ini merupakan keluarga mangrove. Mangrove adalah salah satu tumbuhan dikotil yang hidup dan berkembang di air payau biasanya pohonnya tumbuh disekitar pinggiran sungai. Buah rambai Pidada ini biasanya terdapat di daerah pinggiran sungai di hutan-hutan Kalimantan. Masyarakat setempat menyebutnya buah pidada, rambai sambal atau rambai bintang karena pangkal tangkainya yang menutupi buah berbentuk bintang. Rasanya yang asam biasanya dibuat untuk sambal teman makan nasi dan lauk yang sangat enak.


6. Buah Kapul (Baccaurea macrocarpa)

Buah Kapul (Baccaurea macrocarpa) buah langka khas kalsel

Buah kapul juga kini semakin langka di Kalimantan. Mirip dengan buah mangis. Namun ada beberapa perbedaan yang dapat dilihat langsung, yaitu warna kulit buah kapul berwarna seperti kayu. Daging buah kapul berwarna putih dan kekuningan, sedangkan manggis berwarna putih. Tapi soal rasa, keduannya memiliki rasa manis dan sedikit rasa asam. Menikmati buah ini ada yang sedikit mengganggu, daging buahnya tipis dan sering lebih banyak bijinya.


7. Buah mangga kasturi (Mangifera casturi)


Buah 
(Mangifera casturi) Kasturi ada awalnya bersifat enemik (hanya ada) di hutan sekitar Banjarmasin di Kalimantan. Namun karena banyaknya kasus penebangan hutan, tanaman ini mulai sulit untuk dijumpai di hutan Kalimantan. Buah mangga kasturi  mirip dengan mangga pada umumnya, namun berukuran agak kecil seperti sawo, memang memiiki ukuran yang kecil dan beratnya hanya sekitar 50-84 gram. Aromanya pun seperti buah mangga tapi lebih harum menyengat. Kulit buah berwarna hijau tua agak kehitaman, daging buahnya kuning hingga jingga dan rasanya manis segar. Buah ini spesifik tumbuh di Kalimantan Selatan.


8. Buah Ihau


Buah ihau disebut juga mata kucing bagi sebagian orang dan setelah melihat isi buahnya banyak pula yang menyebut ihau sebagai kelengkeng asli Kalimantan. Rasa buah ihau manis seperti bauh kelengkeng, hanya berbeda di bagian kulitnya karena ihau memiliki tektur kulit yang berbintik menonjol keluar.


9. Buah ramania

Buah Ramania khas Kalimantan Selatan

Buah Ramania mungkin masih bisa kita jumpai saat musim buah di akhir tahun, walaupun tak terlalu banyak. Buah bulat berwarna hijau hingga kuning, bergerombol di satu ranting. Buah Ramania yang sudah matang dan bisa dikonsumsi adalah yang berwarna kekuningan. Dagingnya berwarna kekuningan dan memiliki biji di bagian tengah, ada yang berwarna ungu dan merah. Rasa buah mulai dari yang manis dan ada yang asam segar. Untuk dimakan langsung biasanya yang sudah matang berwana kekuningan, tetapi masyarakat Kalimantan Selatan juga sering mengambil yang masih mentah untuk dibuat sambal atau dibikin rujak.


10. Asam Putar


Buah asam putar ini sejenis buah mangga yang rasanya asam. Asam putar juga disebut asam pulasan dan keunikan buah ini adalah bijinya bisa dilepas dengan cara berputar. Sehingga karena rasanya asam buahnya dapat diputar untuk melepaskan biji dinamakan asam putar. Buah ini bisa ditemukan di pedalaman.


11. Wanyi


Buah wanyi masyarakat sekitar menyebutnya mirip dengan mangga namun ukuran sedikit lebih besar. Wanyi berbentuk lonjong, kulitnya berwarna hijau ada sedikit corak kehitaman. Dagingnya berwarna putih, rasanya manis keasaman dan beraroma sangat tajam. Buah ini sangat langka ditemukan di daerah kota, mungkin hanya ada di hutan-hutan Kalimantan saja.


12. Bemotong

Buah-Bemontong-Khas-Kalimantan-Selatan

Buah bemotong ini tumbuh bergerombol tersusun beberapa buah dalam satu tandan di pangkal batang terdapat di atas tanah. Ketika masih di pohon warna buah merah, tapi setelah dipetik berubah menjadi kecokelatan.  Daging buah bemotong berwarna ungu atau putih ada biji kecil di tengahnya dan rasanya manis. Untuk buah bemotong lonjong-lonjong berukuran kecil dan layaknya buah melinjo. 

Buah bemotong menggerombol di pangkal batang, tepat diatas tanah. Warnanya merah segar. Namun segera akan berubah kecoklatan begitu kita kutip dari pohonnya. Buah yang ukurannya seujung balpoin ini tersusun dalam tandan.  Warna daging buahnya ungu atau putih. Rasanya manis. Ada biji kecil ditengahnya. Saat menikmati, kita bisa telan saja biji kecil ini, seperti saat kita makan manggis. 


13. Buah Kalangkala (Litsea garciae)


Kalangkala adalah buah hutan dari Kalimantan. Buahnya bulat, jika masih mentah kulitnya berwarna agak hijau pucat. Jika sudah matang kulitnya berwarna merah muda. Daging buahnya lembut dan rasanya mirip alpukat. Namun warna dagingnya tak hijau seperti alpukat, melainkan putih dan pink. Ukurannya ada yang besar, ada juga yang kecil. Buahnya yang besar ada yang sampai seukuran manggis dan yang kecil seukuran ibu jari.


14. Buah Limpasu


NAMA BUAH-BUAHAN KHAS KALIMANTAN SELATAN YANG UNIK DAN LANGKA

Buah Limpasu ini tumbuh bergerombol tersusun beberapa buah dalam satu tandan. Buah yang juga berfungsi sebagai obat ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, banyak juga terdapat di hutan-hutan kalimantan, biasanya untuk pengobatan, buah dilampasu diparut dicampurkan dengan air rendaman akar kuning.


15. Buah Rumbia (Metroxylon sagu)


Rumbia atau disebut juga pohon sagu adalah nama sejenis palma penghasil tepung sagu. Rumbia biasanya tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai dan tanah bencah lainnya. Pada wilayah-wilayah yang sesuai, rumbia dapat membentuk kebun atau hutan sagu yang luas. Pada masyarakat kampung biasanya daun rumbia dijadikan sebagai atap rumah, atap pondok di kebun atau sawah.

Buah Rumbia memang banyak terdapat di indonesia, karena Rumbia adalah pohon sagu. Jadi buah rumbia adalah buah yang dihasilkan dari pohon sagu. Buah ini rasanya manis-manis sepet. Biasanya diasinkan dulu untuk menghilangkan rasa sepetnya. Namun sepetnya buah Rumbia ini tidak sebanding dengan sepetnya buah Rukem yang mentah. Jadi kalau langsung dimakan biasa nggak masalah.


16. Gitaan/ Tampirik (Willughbeia angustifolia)


Buah gitaan atau ada juga yang menyebutnya tampirik, merupakan buah hutan asli Kalimantan. Bentuk buahnya ada yng bulat ada pula agak lonjong. Warna buahnya kuning dan kuning kemerahan. Rasanya pun, ada yang asam, asam manis dan manis seperti rasa vitamin C tablet buatan pabrik obat. Buah ini selain terdapat di HSS Juga di HST, HSU dan Balangan untuk di Banua Anam.


17. Maritam Buih


Di Kalimatan Selatan khususnya di daerah hulu Sungai ada buah khas yang disebut Maritam. Jenis Maritam yang ditemui di Pasar Kandangan Hulu Sungai Selatan, adalah Maritam buih. Buah Maritam Buih ini warna kulitnya hijau dengan bentuk buah seperti rambutan, namun rambut pada kulitnya lebih pendek dan keras dengan kulit lebih tebal ketimbang isi buahnya.

Biasanya maritam warnanya merah kehitaman. Daging buahnya lebih dominan asam. Kalau maritam buih warna hijau muda, rasa daging buahnya manis asam.


18. Buah tarap (Artocarpus odoratissimus)


Buah tarap sejenis pohon buah dari marga pohon nangka, Buahnya serupa nangka yang kecil, dengan bau wangi yang kuat. Buah terap, ketika matang, aromanya khas dan sangat tajam. Rasanya manis, dan enak dimakan begitu saja. Ternyata tak hanya daging buah yang dapat dinikmati, bijinya pun dapat dimakan setelah direbus ataupun dibakar.

Buah terap yang masih muda, kerap diolah menjadi sayuran atau makanan berat lainnya. Buah yang sudah matang dan daging buahnya benar-benar lembut, dapat diolah menjadi aneka camilan, seperti puding, minuman segar, dan aneka kue.


Sebenarnya banyak lagi jenis dan buah-buahan di Daerah kalimantan Pada umumnya dan daerah kalimantan Selatan pada khususnya, yang seperti memiliki turunan dan genus yang hampir sama dengan buah-buah didaerah lain. Tetapi ada yang berbeda secara pisik dan penampilannya. Seperti : Kumbayau ( Dacroydes rostrata). Silulung (Baccaurea angulata) maritam (Nephelium ramboutan-ake) bumbunau (Aglaia laxiflora), babuku (Dimocarpus longan subspecies malesianus),luying/luing (Scutinanthe brunnea).

Jenis lain yang menyerupai tarap ditemukan dikawasan itu adalah binturung (arctictis binturong), Ada pula seperti nangka yang disebut kulidang (Artocarpus lanceifolius roxb), puyian (Artocarpus rigidus

Mahrawin (Durio oxleyanus) bentuknya persis karatongan tetapi warna kulit lebih hijau dan bulu yang runcing lebih pendek-pendek. Semua jenis durian tersebut, konon, hanya ada di Kalimantan, karena tak pernah ditemukan tumbuh di luar dari habitat aslinya pulau Kalimantan. Ada lagi durian perpaduan antara durian biasa dengan pampakin yang disebut mantaula, lain lagi durian bulat kecil dengan duri panjang dan besar, isisnya warna kuning dan tebal disebut karatongan.


Demikian nama-nama buah khas Kalimantan Khususnya Kalimantan Selatan, semoga bermanfaat, dan jika ingin mencicipi enaknya buah-buahan tersebut, dapat singgah ke kalimantan Selatan.

DIJUAL BARANG ANTIK MURAH - MURAH ANTIK INDOBORNEONATURAL

MURAH ANTIK INDOBORNEONATURAL


Di jual/ dimaharkan barang-barang antik murah, untuk koleksian dan keperluan hobbi.

Tersedia barang antik dan unik yang langka banyak dicari para penghobis barang antik yang ada di seluruh indonesia untuk koleksi.

Bisa Kirim-kirim keseluruh nusantara

2. MURAH ANTIK : KERIS BANJAR SEMPANA PUCUK


Nama Barang :  Keris Banjar Sempana Pucuk
Ukuran Dimensi : Panjang 26,5 cm
Bahan : Besi, Kayu
Harga : Mahar Rp. 399.000
Status Barang :  Habis/Terjual (*Pembeli Tercatat)

(*Pembeli tercatat masih dapat dihubungi jika ada yang berminat dapat kami hubungkan dengan yang bersangkutan).

Hubungi :
Naya: HP. 085820583888  WA.081351990039

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

2. MURAH ANTIK : UANG LOGAM 1.000 SAWIT



Nama Barang :  Uang logam 1000 Sawit
Ukuran Dimensi : 3 X 3 cm
Bahan : Besi Kuningan
Harga / Mahar : @Rp. 100.000
Status Barang :  Stok Tersedia 5 buah


Hubungi :
Naya: HP. 085820583888  WA.081351990039

---------------------------------------------------------------------------------

3. MURAH ANTIK : PEGINANGAN KUNINGAN JAMAN BAHARI



Nama Barang :  Kuningan Jaman bahari
Ukuran Dimensi : 35 X 10 cm
Bahan : Besi Kuningan
Harga : Mahar Rp. 250.000
Status Barang :  Stok Tersedia 1 buah


Hubungi :
Naya: HP. 085820583888  WA.081351990039

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

3. MURAH ANTIK : PANCAR MERAH KALUNG


Nama Barang :  Pancar Merah Kalung
Ukuran Dimensi : 5 X 5 cm
Bahan : Besi Putih, Stenles
Harga : Mahar Rp. 200.000
Status Barang :  Stok Tersedia 1 buah


Hubungi :
Naya: HP. 085820583888  WA.081351990039


KISAH PERJALANAN GUNUNG KEMUKUS. WISATA, ZIARAH DAN RITUAL KHUSUS

Indoborneonatural----Berdasarkan cerita dari pengalaman beberapa orang yang pernah datang ke Gunung Kemukus, baik yang sekedar untuk wisata dan rekreasi, ataupun untuk melakukan ziarah dengan ritual tertentu. Banyak kisah-kisah menarik yang ditemukan dari kegiatan wisata dan ritual khusus gunung kemukus ini.

Tentang Gunung Kemukus ini, di ceritakan bahwa di Jawa Tengah tidak jauh dari Solo, ada tempat wisata sekaligus tempat ziarah yang bisa melakukan ritual khusus untuk pasangan yang datang kesana. Ziarah dilakukan untuk mengunjungi Makam Pengeran Samudro di yang ada di gunung kemungkus Solo tersebut. 




Pengeran Samudro adalah salah satu putra dari kerajaan Majapahit terakhir ketika tahun 1400 'an sekitar 600 atau 700 tahun yang lalu. Pangeran Samudro adalah raja yang menjadi salah satu Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa. Beliau belajar agama ke daerah Demak tepatnya sekitar Grobokan Demak tempat Sunan KaliJaga waktu itu.

Banyak perempuan, baik ibu-ibu dan perempuan muda yang datang berziarah kesana mancari pasangan laki-laki untuk melengkapi tujuan dan niat ziarah mereka yang bermacam-macam, seperti ingin usahanya maju atau dapat jodoh.

Jika ingin melakukan Perjalanan traveling, menurut beberapa informasi yang sudah melakukannya, dapat dilakukan perjalanan ke Solo dengan penerbangan murah dari Jakarta, tarif murah biasanya ada di hari Rabu, kalau hari Sabtu dan Minggu sedikit lebih mahal dan antrian tiket pun kadang bisa penuh.

Jika sudah sampai di Solo kita bisa mencari penginapan yang murah di sekitar stasiun Solo, di sana kita bisa temukan banyak hotel yang harganya miring dan cukup bersih dan bagus.

Kegiatan ritual di gunung Kemungkus yang banyak dilakukan adalah Hari Kamis menjelang Jum'at Pon. Jika dari Solo kita akan berangkat dari Terminal Tirtonadi di Solo, dengan menumpang kendaraan umum jurusan Purwodadi bersama-sama penumpang yang mungkin juga akan ziarah ke Gunung Kemukus. 

Setelah kurang lebih 30 Menit perjalanan Angkutan umum akan sampai di pemberhentian Barong, biasa Supir atau abang kondiktur akan berteriak "Kemungkus-kemungkus". Di luar sudah banyak terlihat orang-orang dan tukang ojek yang sudah menunggu berebut menawarkan jasa ojek.



Jika kita datang berwisata ke gunung Kemungkus saat musim hujan dan air waduk Kedung Ombo sedang naik, kita harus menyewa ojek yang dapat mengantar kita sampai ke pinggir dermaga penyebrangan, dari dermaga kita harus menyewa perahu penyebrangan untuk mencapai gunung Kemungkus.

Sesampainya di gerbang kita akan ditawari kembang dan berbagai pernak-pernik untuk ziarah, selanjutnya kita akan menaiki tangga yang lumayan tinggi dan banyak yang berjumlah 157 anak tangga. Diatas para peziarah akan disambut oleh juru kunci yang akan menerima penjelasan dan maksud niat berziarah ke sana.


Kita akan masuk dan mengitari  tempat ziarah, dan Makam Pengeran Samudro berada di bawah semacam bangunan Joglo yang dibuat cukup luas, hingga mampu menampung para peziarah yang banyak. Makam Makam Pengeran Samudro di pasangi dan dikerudungi kelambu, kita akan merasakan suasana sakral dan mistis dan akan terasa lebih dalam saat malam hari di sekitar makam itu. Para peziarah akan menabur kembang dan duduk disekitar makam untuk berdoa dan menyampaikan niatnya.

Setelah selesai menuntaskan ritual berdoa, para peziarah pergi dari Makam Pengeran Samudro untuk melanjutkan kegiatan ritual lainnya, seperti "tiduran" di semak-semak dan menuju Sendang Ontrowulan tempat penampungan air pegunungan. Di sana para peziarah bisa sekedar membasuh muka, tangan dan kaki. Ada kepercayaan bahwa air sendang itu membuat orang awet muda dan cantik. Ada juga perziarah yang membawa air tersebut untuk oleh-oleh sebagai berbagai keperluan.

Semua kegiatan wisata, ziarah dan ritual sudah selesai dilakukan. Kita bisa pulang kembali ke Solo. Di Solo sebagian wisatawan tidak langsung pulang, tetapi menginap lagi di penginapan dan hotel-hotel  di sana, sekaligus berwisata menikmati kuliner, hidangan dini hari di Solo yang populer adalah nasi liwet. Sangat nikmat sekali rasanya menyantap nasi Liwet saat siang dan perut lapar sambil duduk lesehan di warung-warung nasi Liwet Solo.

Nasi Liwet /Gambar Foto: etnis.id

Besok sore kita sudah bisa pulang langsung menuju bandara, tetapi disarankan untuk jalan-jalan dulu ke Purworejo dengan menggunakan kereta Pramex (Prambanan Expres), menikmati suasana kota tersebut.

Demikianlah Artikel singkat untuk sekedar berbagi pengalaman tentang perjalan wisata, ziarah dan ritual ke Gunung Kemukus di Solo Jawa Tengah. Semoga bermanfaat, terimakasih.

BANJARMASIN SASIRANGAN FESTIVAL (BSF) 2019

Indoborneonatural----Hajatan tahunan Kegiatan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2019 yang dibuka secara resmi oleh Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj. Siti Wasilah yang juga merupakan Ibu Walikota Banjarmasin. Kegiatan BSF yang diagendakan berbagai rangkaian kegiatan belangsung dari tanggal 6 Maret hingga tanggal 10 Maret 2019 ini berlokasi di Siring Menara Pandang Sungai Martapura.


Banjarmasin, Festival Budaya Banjar, Sasirangan, Pesta Budaya Banjar, Agenda Banjarmasin

Kegiatan yang diikuti dan melibatkan banyak unsur dari berbagai kalangan ini, terlihat sangat meriah, dengan hadirnya stand-stand expo Sasirangan dari berbagai kabupaten dan Kota Se Kalimantan Selatan. Selain itu, juga diikut peserta dari Kota-kota besar di Indonesia seperti; Kutai Kerta Negara, Lampung, Banten, Mojokerto, Banyuwangi, dan Kota Malang.

Kegiatan pembukaan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2019 juga dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Haris Makkie, yang kemudian puncak acara dimeriahkan oleh Artis ibu Kota Cakra Khan yang tampil memukau penggemarnya di Banjarmasin. Cakra Khan tampil menyanyikan beberapa buah laku, mulai dari atas panggung yang terbuat dari kapal tongkang  hingga ketengah sungai untuk menyapa para fansnya.

Rankaian kegiatan juga dimeriahkan dengan pameran, senam  bersama sasirangan, Fasion Show dan Karnaval sasirangan, yang diikuti berbagai unsur dengan melakukan perjalanan mulai dari kantor Pemko Banjarmasin, menuju Siring Menara Pandang sungai Martapura di jalan Pierre Tendean Banjarmasin.

Berikut beberapa foto-foto dalam rangka kegiatan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF)  2019 yang penulis kumpulkan dari berbagai sumber website dan media sosial;






















Cari Artikel