Home » , , » CARA PERAWATAN BATU AKIK RED BORNEO KALIMANTAN

CARA PERAWATAN BATU AKIK RED BORNEO KALIMANTAN

Red Borneo
Indoborneonatural--Batu permata red borneo termasuk tipe batu akik dari jenis batu yang bisa berproses mengalami mutasi  seiring dengan berjalannya waktu. Batu red borneo asli berasal dari pulau kalimantan, karenanya diberi nama Red Borneo. Red karena batunya berwarna merah dan nama borneo adalah Kalimantan nama lain dari pulau tersebut. Selama ini selain batu red borneo, telah banyak dikenal batu indah lainnya yang ditemukan di pulau Kalimantan seperti batu akik, kecubung amethys, kecubung kopi, Kecubung ungu Pankalambun, zamrud, Intan (Martapura), berlian dan lain sebagainya.

Red borneo yang pamornya semakin populer ketika boming mata permata tahun 2015 ini, banyak menjadi incaran kolektor baik dalam dan luar negeri. Keindahan batu red borneo terletak dari warnanya yang merah, serta motiv serat batu yang artistik estetikanya penuh dengan nilai seni. Batu red borneo banyak dijual di toko-toko dan pengrajin batu di Kalimantan terutama di provinsi kalimantan selatan, diwilayah Banjarmasin dan kabupaten Banjar martapura. Harga batu tersebut bervariasi tergantung ukuran, serat dan kwalitas bahan batu. Umumnya dijual dikisaran harga IDR 100 ribu - 1juta rupiah untuk ukuran sedang. Sebagaimana kita ketahui bahwa batu permata, termasuk juga batu akik Red Borneo ini merupakan jenis batu yang tercipta secara alami dalam perut bumi, yang di dapatkan dengan penggalian dan penambangan dari dalam tanah dan pegunungan di Kalimatan. Dari asalnya Red Borneo terbentuk terdiri dari beberapa unsur kimiawi, sehingga menghasilkan batu permata bervariasi baik warna, corak termasuk kualitas. Ada batu Red Borneo yang bersifat rapuh dengan tingkat kekerasan rendah, ada juga Red Borneo yang sangat kuat dan keras.
Bongkahan Batu Red Borneo

Untuk anda penggemar batu red borneo dan ingin tahu cara perawatannya, tips mudah di bawah ini bisa menjadi rujukan.

Cara perawatan harian batu red borneo:
  1. Jika batu sudah naik ring, sebaiknya dipakai setiap hari adalah yang terbaik.
  2. Olesi minyak zaitun secara teratur untuk merawat warna.
  3. Bila batu belum diikat cincin, rendam batu dengan cairan alami seperti air mineral, air ledeng.
  4. Jangan terlalu lama menjemur batu, karena bisa crack.

Cara Merawat Red Borneo dengan Air Jeruk Nipis

Secara kimia jeruk nipis dapat melakukan reduksi terhadap beberapa senyawa yang ada di dalam batu. Diantaranya adalah mampu untuk menghilangkan kandungan yang telah mengalami oksidasi. Seperti besi, megnesium, dan kalsium. Kandungan tersebut terkadang datang sebagai senyawa pengotor yang memperburuk penampilan dari red borneo.

Adapun cara menggunaka Jeruk Nipis dalam merawat batu red borneo adalah sebagai berikut :

- Sediakan sebuah air hujan secukupnya di dalam sebuah wadah
- Masukan potongan jeruk nipis kedalam air rendaman
- Aduk dan tekan-tekan jeruk hingga keluar aroma jeruk nipisnya
- Masukan batu red borneo, dan tutup rapat
- Lakukan penggantian air jeruk nipis ini dalam 2 hari sekali.
- Lakukan perendaman ini kurang lebih selama 4 hari.

Setelah direndam dalam larutan jeruk nipis maka dapat dimasukan ke dalam treatment warna menggunakan air kelapa muda. Dalam penggunaan air kelapa muda, disarankan untuk berhati-hati, dan perhatikan dengan seksama secara berkala perkembangan batu yang kita rendam. Bisa dalam sekala 3 jam sekali atau 4 jam sekali. Hal ini mengantisipasi jika kekerasan dan kepadatan dari batu red borneo milik kita berada dibawah 6 sekala Mohs.

Air kelapa muda cukup untuk membangkitkan dan memperkuat warna pada batu. Karena terdapat kandungan anti-oksidan, maka proses yang ada di dalam batu akan diperlambat. Saat proses oksidasi diperlambat, beberapa senyawa kotoran yang ada di dalam batu juga akan dikeluarkan oleh air kelapa. Hingga proses pembersihan dan keluarnya kapur dan kandungan besi bisa lebih cepat dan red borneo kita akan semakin merah dan berkilau.

Demikian semoga tentang cara perawatan batu red borneo Kalimaantan ini, semoga bermanfaat. terimakasih.

0 komentar:

Kotak Pencarian


Powered by Blogger.